Senin, 22 Agustus 2016

Happy 2nd wedding anniversary, my lovely hubby



23 Agustus 2016

Tepat dua tahun yang lalu kami mengucapkan ijab qobul di depan penghulu dan orang tua untuk melangkah di jalan yang direstui Allah melalui jenjang pernikahan.


Rasanya masih seperti baru saja terjadi, aku masih ingat saat menangis mendengar bapak mengijinkan anak perempuan tertuanya untuk berjalan di sisi lelaki yang telah dipilihnya. Suara bapak yang bergetar dengan mata  berair seraya berbicara membuatku makin menyadari belum banyak yang kuperbuat untuk membahagiakanya.

Masih terngiang jelas di telinga ketika aku bersimpuh di kaki mama tercinta untuk meminta maaf dan meminta izin melepas statusku sebagai lajang yang  diikuti dengan nasihat agar selalu menjadi istri yang baik dan menuruti perintah suami. Aku semakin tersedu saat mama memberikan pesan pada mamas agar selalu menjaga, merawat dan memberikan kebahagiaan padaku sama seperti yang dilakukanya sepanjang hidupku.
Begitu banyak peristiwa singgah dalam hidup yang membuatku tetap kuat melewatinya.  Mungkin bukan hanya aku seorang gadis yang mengalami “ menikah telat “.  Ya,  Aku menikah di usia yang cukup matang dan sebelumnya harus menerima “dilangkahi”  untuk pernikahan dua orang adikku. Aku bahkan sengaja menerima tawaran pekerjaan di luar pulau Jawa sebagai salah satu jalan untuk lebih membuka diri. Usaha disertai doa yang tidak pernah putus itu akhirnya mendapatkan petunjuk,       aku bersyukur Allah mengirimkan seorang pria yang baik dan bertanggung jawab sebagai jawaban atas doa panjangku. Seperti pepatah bilang “ save the best for last”  buah kesabaran akan selalu mendapatkan hasil yang indah.

Perkenalan kami tidak terlalu lama, hanya satu tahun itupun harus  dilalui dengan hubungan jarak jauh karena aku masih bekerja di pulau Batam dan mamas di Jakarta.  Awalnya aku tidak terlalu yakin atas hubungan ini selain karena jarak, aku juga sudah hopeless dengan status lajangku yang terlalu lama. Namun kesungguhan dan komunikasi yang selalu mamas bangun untuk serius membuat kepercayaan diriku tumbuh.
Lagi – lagi Allah mempermudah jalan kami. Keteguhan doa yang selalu kupanjatkan agar diberikan jalan apakah memang pria ini adalah jodohku semakin terjawab. Siapa yang menyangka jika maret 2014 aku dipindah ke kantor cabang di Cikarang, Jawa Barat. Setelah lebih dari dua tahun di Batam akhirnya aku bisa kembali pulang dan berdekatan kembali dengan keluarga.

Di saat itulah mamas semakin menegaskan sikap atas keseriusanya menjalin hubungan akhirnya meruntuhkan hatiku. Komitmenya untuk membina rumah tangga dibuktikan dengan segera mengKhitbahku. Tanpa menunggu lama pada tanggal 15 Juni 2014 mamas dan keluarganya datang memintaku pada kedua orang tua agar diberikan restu juga doa untuk kami melangkah ke jenjang berikutnya. Acara sederhana yang hanya dihadiri keluarga kemudian akhirnya menetapkan tanggal pernikahan kami usai lebaran Idul Fitri tanggal 23 Agustus 2014.
Dalam waktu yang lumayan singkat aku dan mamas dibantu keluarga besar  mempersiapkan acara sakral itu.  Tak ada pesta meriah dalam acara pernikahan kami. Hanya saudara dan teman dekat yang diundang. Aku memang tidak merencanakan untuk membuat pesta meriah karena lebih suka  sederhana karena bisa membaur dengan teman – teman juga saudara.  Allhamdulilah, teman – teman dekat semua datang dan memberikan doa serta dukunganya.
 
Kini tak terasa sudah dua tahun berlalu. Meski Allah belum mempercayakan kami untuk memperoleh momongan aku selalu yakin janji Allah untuk memberikanya disaat yang tepat. Mungkin masih banyak yang harus dirubah dalam diri kami untuk menjadi orang tua yang baik. Tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini jika Allah sudah berkehendak. Kami sebagai manusia biasa hanya bisa berusaha dan berdoa sebaik mungkin.  Satu hal yang selalu kuyakini adalah Allah maha segalanya. Allah bisa menentukan apa saja bagi kehidupan hambanya dan kami yakin Allah menuliskan hal yang baik bagi kami untuk saat ini, besok dan selamanya. Aamiin ya Rabbal Alamin

Hmmm, aku menulis ini saat jam kerja dengan mata setengah berair. Hehe, kebawa melow lah ya. Mungkin ini postingan pertamaku sejak menulis blog yang isinya panjang lebar curhat pribadi. Tidak apa – apa lah ya. Aku hanya ingin berbagi dengan siapapun bahwa jalan hidup manusia memang tidak pernah diduga.  Jalani saja .... kadang naik, kadang turun. Begitu juga perjalanan rumah tangga kami.  Aku mensyukuri segala hal yang telah kami lalui dalam dua tahun terakhir, semoga Allah selalu memberikan kami kesehatan, ketentraman dan kebahagiaan di puluhan tahun selanjutnya. Aamiiin Ya Rabbal Alamin
 Btw, hari ini kami juga tidak berencana merayakan hari pernikahan secara mewah.  Makan malam di restoran favorit sambil mengobrol panjang tentang kegiatan hari ini sudah membuat kami bahagia. ( ngarep juga sih tetiba dia bawa bunga .... bunga deposito gitu yaaak  hahaha mamaaasss tolong baca part ini yaa )

16 komentar :

  1. happy anniversary. Semoga langgeng selalu, ya :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Amiiin, makasih ya mbak .. doa yang sama untuk mbak juga

      Hapus
  2. Wah, selamat ya Mba. Barakallah.
    semoga selalu seiring sejalan. aamiin

    BalasHapus
  3. Hallo mbaa ...
    Jodoh datang secara tak terduga ya mba :)
    Selamat merayakan ulangtahun pernikahan ya mba. Bahagia selaluu

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya, jodoh memang rahasia Allah, makasih ya buat doanya ,,, doa yang sama untuk mbak juga

      Hapus
  4. Semoga menjadi pasangan yang sakinah mawadah warohmah ya mbak bahagian dan sehat selalu tentunya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. amiiin, makasih ya doa yang sama buat mas juga

      Hapus
  5. Selamat ulang tahun pernikahan yah mbaaaak :)
    Semoga bahagia terus untuk selamanya yah :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. waaah, seneng deh dimampirin sama ratu drakor
      hehe, biar romantis terus kyk di drama korea gituh mbak ... makasih ya buat doanya, bahagia selalu buat mbak

      Hapus
  6. Selamat ya mbak, semoga pernikahannya langgeng dan hepi teyus :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. amiiiin, makasih ya buat doanya... doa yang sama buat mbak cantik juga

      Hapus
  7. Happy 2nd anniversary ya mbak, langgeng terus ever after, salam untuk keluarga

    BalasHapus
  8. selamat ya mba semoga makin harmonis dan romantis sampai maut yang memisahkan. Ammiiiinnn

    BalasHapus
  9. Happy anniversary, semoga langgeng...

    BalasHapus
  10. Iya, Mak. Waktu memang enggak kerasa. Cepat kilat banget.
    Selamat atas ulang tahun pernikahannya, Mak. SEmakin bahagia ya.

    BalasHapus