Kamis, 29 Januari 2015

Memancing sambil makan lesehan di Rumah Makan Mang Ajo, Karawang

Manciiinggg yuuksssssss! hm, sebenarnya sih aku tidak terlalu tertarik dengan hobi yang disukai sebagian besar pria ini.  Hari sabtu tanggal 25 oktober 2014 untuk merayakan ulang tahun keponakanku, Adityo kedua orang tuanya mengajak seluruh keluarga untuk memenuhi salah satu hobinya yaitu memancing.  Kami menuju ke Rumah makan dan pemancingan Mang Ajo yang terletak di Karawang Barat. Letaknya sangat strategis karena hanya berjarak 500 meter dari keluar pintu tol Karawan Barat 1 ( awaas .. jangan salah ya! Karawang Barat memiliki dua exit pintu tol dari arah Jakarta yaitu  pintu tol 1 Karawang Barat/Rengasdengklok, pintu tol 2 Karawang Barat/Kawasan Industri ).
Papan nama dengan tulisan berwarna merah terdapat pada kiri jalan arah Jakarta dan ditandai dengan Jejeran mobil sebelum pintu masuk pemancingan, rupanya banyak pengunjung lebih menyukai parkir di pinggir jalan daripada di dalam. Padahal lahan parkir yang tersedia cukup luas dan bisa menampung puluhan mobil bahkan bus.  Rimbunnya pepohonan juga membuat mobil tidak langsung terkena teriknya matahari.  


 
Pintu masuk area pemancingan berupa gang kecil dengan atap yang terbuat dari daun kelapa  langsung membawa kita menuju ke area pemancingan yang luaaaaas banget. Suer deh! Aku memang norak, selama ini sering mendengar pemancingan Mang Ajo tapi baru kali ini datang langsung ke tempatnya. Kalau kuhitung setidaknya terdapat 5 – 7 kolam pemancingan yang lumayan besar. Di sekeliling kolam dibangun banyak pendopo yang setiap deretnya berjumlah kurang lebih tiga puluh. Pengunjung bisa memancing sambil lesehan karena telah tersedia tikar.

Jika pengunjung  ingin memancing tapi tidak membawa alat pancing, disini juga menyewakan dan menjual peralatan mancing lengkap. Jadi enggak perlu berebut lah yawww jika peralatan yang dibawa terbatas.  Kolam yang ada terbagi beberapa jenis, ada kolam ikan bawal, nila, lele, gurame juga emas. Belum sampai sepuluh menit melemparkan umpan Adityo berhasil mendapatkan ikan bawal ukuran sedang. Padahal alat pancingnya tidak menggunakan pelampung, jadi Adit hanya memperhatikan benang pancing yang tiba-tiba tertarik karena umpan memperangkap ikan. 
Selain pemancingan Mang Ajo juga menjual jenis makanan yang berbahan ikan. Tersedia banyak pilihan mulai dari ikan gurame, nila, emas dan lele. Menu yang ada selain ikan bakar, goreng atau saus asam manis terdapat juga aneka jenis sayur seperti tumis kangkung, sayur asam, sop iga, gado – gado, dan karedok. Berhubung aku tidak  suka ikan, pilihan masakan ayam dan aneka gorengan bisa menjadi alternatif.  Untuk minuman terdapat aneka jus, es kelapa, cincau hingga yang sederhana air mineral.  Harga yang di patok mulai dari Rp 4.500 – Rp 50.000 atau tergantung berat ikan yang dimasak.
Jika bosan menunggu kita bisa berkeliling ke bagian belakang yang tidak kalah luasnya. Terdapat taman dan aneka permainan anak seperti perosotan, ayunan dan komedi putar.  Disini juga ditemui jejeran kandang hewan yang bisa dilihat.  Jenis hewan melata seperti ular, buaya, dan biawak. Berbagai macam unggas seperti burung merpati, ayam kalkun, ayam mutiara. Ada juga kera, kelinci, marmut, lasun, tupai, hingga musang. 
Oh iya, selain bisa melihat aneka jenis hewan di area belakang juga terdapat sarana outbond untuk keluarga.  Sebenarnya lebih diutamakan untuk anak – anak sih, karena area flying foxnya berukuran pendek disesuaikan dengan tubuh mereka.  Ada juga kolam renang ... hm, kolam renang bukan ya? Bentuknya seperti danau buatan tapi aku tidak tahu berisi ikan atau tidak. Tempat ini digunakan anak – anak untuk berenang. Air berwarna coklat dan kotor tidak menghalangi mereka untuk menceburkan diri dan bercanda. Di bagian belakang terdapat lagi danau buatan, tapi kali ini khusus untuk permainan perahu.  Jadi, pengunjung bisa berlomba dengan perahu lengkap dan dayung. Kelihatan lucu jika perahu goyang ke kiri atau ke kanan, mereka sibuk saling menyeimbangkan jika tidak ingin tercebur ke dalam danau.


Naah, lengkap banget kan review ku tentang Pemacingan dan Rumah Makan Mang Ajo ( walo gak ada foto makananya ... hihihi, lupa di foto karena udah pada kelaparan). Jadi, jika kalian bosan keliling Jakarta saat weekend bisa mampir ke tempat ini dan menikmati suasana alam bersama keluarga
Berikut penilaianku
Tempat               :  Bagus
Makanan            :  Lumayan
Pelayanan          : Cukup lama ( disarankan membawa camilan  saat menunggu )
Harga                 : Standart untuk ukuran rumah makan sekaligus tempat wisata

5 komentar :

  1. Terimakasih review nya mba, cukup lengkap....sudah lama saya tidak kesana...rencananya dalam waktu dekat akan kesana lagi

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya sangat berterima kasih banyak MBAH RAWA GUMPALA atas bantuan pesugihan dana ghaib nya kini kehidupan kami sekeluarga sudah jauh lebih baik dari sebelumnya,ternyata apa yang tertulis didalam blok MBAH RAWA GUMPALA itu semuanya benar benar terbukti dan saya adalah salah satunya orang yang sudah membuktikannya sendiri,usaha yang dulunya bangkrut kini alhamdulillah sekaran sudah mulai bangkit lagi itu semua berkat bantuan beliau,saya tidak pernah menyangka kalau saya sudah bisa sesukses ini dan kami sekeluarga tidak akan pernah melupakan kebaikan MBAH,,bagi anda yang ingin dibantu sama MBAH RAWA GUMPALA silahkan hubungi MBAH di 085 316 106 111 insya allah beliau akan membantu anda dengan senang hati,pesugihan ini tanpa resiko apapun dan untuk lebih jelasnya buka saja blok mbah
      BUKA PESUGIHAN PUTIH TAMPA TUMBAL

      Hapus
  2. Mantab tempat nya anak2 bsa main orang tua nya bsa santai klw ada life guard nya pasti mantab

    BalasHapus
  3. Tks infonya. Rencana mau bawa rombongan blok perumahan wisata ke sana

    BalasHapus